APOI dan IDIJ Jalin Kerja Sama untuk Memperkuat Publikasi Ilmiah di Bidang Disabilitas dan Inklusi

22 July 2025 Oleh admin Uncategorized

apoi.or.id, SURABAYA – International Disability Innovation Journal (IDIJ), yang berada di bawah naungan Disability Innovation Center (DIC) Universitas Negeri Surabaya (UNESA), menjalin kerja sama dengan Asosiasi Profesional Ortopedagogik Indonesia (APOI) melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pada Selasa, 22 Juli 2025. Penandatanganan berlangsung di Kampus UNESA Lidah Wetan, Surabaya.

Penandatanganan kerja sama tersebut ditandatangani oleh Prof. Dr. Sujarwanto, M.Pd., selaku Ketua APOI, dan Silfia Asning Tias, Ph.D., selaku Pemimpin Redaksi IDIJ. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi akademik, khususnya dalam pengembangan penelitian, publikasi ilmiah, dan kajian mengenai disabilitas serta pendidikan inklusif.

Melalui kerja sama ini, APOI dan IDIJ berkomitmen untuk mendukung pengembangan pengetahuan di bidang disabilitas dan inklusi melalui publikasi ilmiah. Ruang lingkup kerja sama meliputi kontribusi artikel ilmiah, keterlibatan sebagai penelaah artikel (reviewer), partisipasi dalam kegiatan editorial, serta penyebarluasan jurnal kepada masyarakat akademik yang lebih luas.

Kolaborasi ini membuka peluang bagi para akademisi dan profesional untuk berkontribusi dalam pengembangan literatur ilmiah yang berkaitan dengan disabilitas. Pertukaran pengetahuan dan keterlibatan berbagai pihak diharapkan dapat memperkaya perspektif penelitian serta memperluas jangkauan publikasi mengenai inovasi disabilitas dan pendidikan inklusif.

Bagi APOI, kerjasama dengan IDIJ menjadi ruang untuk memperkuat kontribusi organisasi profesi dalam pengembangan keilmuan dan penyebarluasan hasil penelitian. Keterlibatan dalam publikasi ilmiah juga memberikan peluang untuk menghubungkan pengalaman profesional dengan kajian akademik, sehingga pengetahuan yang dihasilkan dapat mendukung perkembangan praktik pendidikan khusus dan layanan bagi penyandang disabilitas.

Sementara itu, melalui kemitraan ini, IDIJ memperkuat jejaring akademik dan profesional dalam mendukung publikasi penelitian di tingkat nasional maupun internasional. Sinergi antara jurnal ilmiah dan organisasi profesi diharapkan dapat mendorong pertukaran gagasan serta meningkatkan visibilitas penelitian di bidang disabilitas dan inklusi.

Nota kesepahaman ini berlaku selama tiga tahun. Melalui kemitraan tersebut, APOI dan IDIJ diharapkan dapat terus mengembangkan kolaborasi yang berkelanjutan dalam mendukung kemajuan penelitian disabilitas, inovasi, dan pendidikan inklusif.

Kerja sama ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara organisasi profesi dan lembaga publikasi ilmiah dalam membangun ekosistem pengetahuan yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan pelayanan serta pemenuhan hak penyandang disabilitas.